Geopark Rinjani-Tastura Mengajar dan Kemenlu "Begerusuk" ke Pelosok Lombok Tengah
Badan Pengelola Rinjani-Lombok UNESCO Global Geopark (RLUGGp) bersama komunitas Tastura Mengajar menggelar program edukasi dan sosial bertajuk "Bergerak di Utara" di Dusun Tambing Kekeq, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Aksi kolaboratif yang berlangsung pada 18–19 April 2026 ini didukung penuh oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI melalui Sekolah Dinas Luar Negeri (Sekdilu) Angkatan 31 sebagai bentuk bakti sosial peringatan 20 tahun pengabdian mereka.
Manajer Pendidikan dan Kebudayaan Geopark Rinjani, Lalu Gitan, mengatakan bahwa kegiatan yang dipusatkan di SD Negeri Tambing Kekeq, Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara ini bertujuan untuk menjaga api semangat pendidikan di wilayah yang sulit dijangkau secara geografis.
"Kami hadir untuk menjadi inspirasi bagi anak-anak di pelosok. Fokus kami adalah memberikan motivasi dan memperluas cakrawala berpikir mereka bahwa keterbatasan akses bukan penghalang untuk bermimpi besar," ujar Lalu Gitan.

Memberikan semangat literasi pada adik-adik
Dalam kegiatan tersebut, disalurkan berbagai bantuan fasilitas pendidikan meliputi alat olahraga, sarana kebersihan, serta ratusan buku bacaan berkualitas.
Lalu Gitan menekankan bahwa rendahnya minat baca di NTB seringkali disebabkan oleh kurangnya bahan bacaan yang kontekstual. Oleh karena itu, pihaknya menggandeng komunitas Tastura Mengajar untuk menyediakan literasi yang relevan dengan kearifan lokal.
"Melalui kolaborasi dengan Geopark Rinjani dan UAC Creative Studio, kami terus menyusun bahan bacaan yang menarik bagi anak-anak agar mereka lebih mengenal potensi lingkungan tempat tinggal mereka," tambahnya.
Selain menyasar siswa sekolah dasar, program ini juga mencakup misi pemberdayaan pemuda setempat di bidang pariwisata yang diproyeksikan berjalan secara berkelanjutan selama satu tahun ke depan.

kegiatan melibatkan komunitas literasi dan pemuda
Sementara itu, Ketua Angkatan Sekdilu 31 Kemenlu RI, Nanda Avalist, yang terhubung melalui sambungan virtual, menyatakan bahwa keterlibatan Kemenlu dalam aksi ini merupakan momentum syukur dua dekade masa dinas para diplomat angkatan tersebut.
"Ini adalah bentuk bakti kami kepada negeri. Kami berharap fasilitas pendidikan yang disalurkan dapat bermanfaat bagi siswa, pemuda, dan masyarakat di Tambing Kekeq," kata Nanda.
Kepala SDN Tambing Kekeq, Suhaimi, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, berbagai sarana penunjang yang dibawa oleh para relawan merupakan kebutuhan yang selama ini sulit dipenuhi oleh pihak sekolah. (mmn)
Artikel Favorit Untuk Anda